Hmm, ntahlah..Saya selalu kesal tiap kali Nurdiansyah Akhmad Multazam telat jemput saya. Ini, hari ini, kali ini, saya merasa kesal minta ampun. Bayangkan, hampir tiga tahun ini saya bersamanya, menolak dijemput setiap masuk jam 7 pagi, karena apa? Karena saya tahu seorang mahasiswa design komunikasi visual tidak mungkin bisa bangun sepagi itu, kecuali...... dia benar-benar tidak memejamkan mata. Dan itulah yang sering ia lakukan tiap kali saya harus masuk jam 7. Selama hampir tiga tahun ini, rekornya 80% me(n)terlambatkan saya dari 2 kali ujian dan entah berapa kali jam kuliah yang saya lewatkan dengan rekor BOLOS! (diluar bolos saya yang lain karena EVENTS atau SAKIT). Cukup luar biasa.
Saya sudah kehabisan cara untuk kesal atau marah, cuma satu yang paling berhasil menyerang saya adalah ketika dia merusak mood saya dengan sukses. Tapi yaaa,,dia memang bengal, begitulah, selain jarang mandi, berantakan, teledor, pelupa, dan TIDAK on time. Kadang saya sering tanya kenapa saya bisa cinta sama manusia kayak gini ya? heheheheh =)) (piss :-*). Jawabnya cuma satu dia selalu sempat menjaga saya dan datang di kesempatan yang tidak salah. hahahah.
Puncak bad mood saya akibat ke-terlambatannya ini menuntun saya ke obrolan serius. hehe. Saya cuma bilang, "mon, kamu nggak bakal pernah nangis, kecuali karena 2 hal : 1).Saat nanti kamu melewatkan kesempatan besar kamu, entah untuk sesuatu atau seseorang siapa. 2).Saat nanti kamu lupa akan sesuatu atau seseorang yang penting. Dua hal itu, akan benar-benar kamu rasakan, sampe semuanya HILANG.
No comments:
Post a Comment