Wednesday, January 06, 2010

bosanku :(

Kali ini mereka benar-benar kehilangan banyak moment untuk saling bicara. Sampai-sampai ia gunakan perjalanan sunyi mereka sebaik mungkin walau dengan bekapan mulut disulut rasa kecewa. Tetap diam tanpa sepatah kata yang keluar dari mulut siapapun, seolah sudah tak dapat kebersamaan ini mencairkan suasana menjadi ajang kerinduan mereka satu sama lain. Tetap saja, mereka sibuk sendiri-sendiri, walau bangku mereka tak berjarak, sangat dekat...tapi entahlah..
Mereka kehilangan cara untuk bercanda apalagi tertawa..

Kali ini tak ada satu pun yang sanggup memulai untuk menyapa. Yang ada hanya pikiran-pikiran penuh angan dari si wanita. "kapan kita berdua menikmati waktu tanpa design, event dan tugas sebagai seorang perwira muda berpangkat mahasiswa?" aku sungguh menantinya...
Seolah aku kehilangan kamu, saat tak ada lagi pesan singkat yang datang sebelum mataku terpejam, saat tak ada lagi alarm makan siang dan sungguh..aku kehilangan semua ke.detail.an yang akhir-akhir ini menjadi sangat tak penting. Sampai akhirnya membekukan kita berdua. Mungkin tak perlu seribet itu rangkaian cerita ini kita buat, biarlah mengalir saja, tanpa ada yang merasa kehilangan,tapi sungguh.. sungguh kurindukan..

Mungkin suatu saat aku bukanlah hal yang istimewa lagi meski matamu mencoba terbelalak mencari sedikit celah agar aku kembali istimewa di depanmu, tapi aku cukup mengerti bahwa kebosanan selalu menangguhkan keindahan kita. Seperti inilah ceritanya..

*seperti saat aku bosan dengan kebiasaan pelupa dan kerasnya kata-katamu, kucoba untuk tetap melihat istimewamu bahwa kau sudah baik sekali selalu menjagaku, walau entah apa wujudnya, akulah yang tau..*

Cukup seperti itu, seperti aku yang menangguhkan bosanku...:D

No comments:

Post a Comment