Wednesday, January 16, 2013

January,2013.

Hati, aku mungkin tak dapat lagi menulis apapun pada cerita kita. Aku 'hilang' begitu saja. Yang malam itu, aku mulai lagi, seperti dulu, seperti saat aku kehilangan dia. 

Semenjak malam itu, aku mendengar teleponku berdering, dan hanya tangis juga bisu yang datang dari tenggorokanku. Semenjak malam itu, dengan tergopoh-gopoh aku pulang dan tak lagi dapat menikmati perjalanku. Semenjak malam itu, dimana aku datang, dan menemui bapak yang duduk tidak mengatakan apapun. Hatiku habis. Hatiku saat itu juga habis. Semenjak malam itu, bapak selalu diam-diam menangis sebelum tidurnya. Semenjak malam itu, untuk pertama kalinya, aku mendatangi bapak dan mengusap-usap punggungnya. 

"ndak apa-apa, bapak memang sesekali menangis, katanya"...

Semenjak malam itu, hatiku habis, malamku habis, mengingat-ingatmu... mengingat-ingat Zahira. Semenjak malam itu, umur zahira akan mengingatkan kami padamu..

No comments:

Post a Comment