Mimpi inilah yang menghidupkan jiwa-jiwa kami. .
Kami sering bersedih, bercanda, bertengkar, berbagi dari yang 'berlebih' hingga yang 'hanya sedikit',
kami sering saling berhadapan dengan urat di dahi saat kami berbincang, tak apa. .tak apa. .
Itu episode paling seru diluar semua kasih sayang dan rasa solid kami. Yang paling jelas terlihat adalah kami termasuk bagian-bagian dari mereka yang bertahan dengan imajinasi kami, walau tak sedikit yang juga merangkap sebagai seorang calon profesor, karena kebetulan ia 'berotak brilian' dan seorang pemimpi yang cinta akan kreasi. .
Gagal, berhasil, dan proses..itulah raport yang kami dapat.
Walau idealis ambil bagian dalam ide-ide brilian kami, *tak masalah* itulah sensasi yang sulit untuk menyatukan semua isi kepala kami. .Memang tak akan ada yang kembali mengingatkan kita setelah "berbeda patokan" untuk kembali SAMA kecuali "rasa kekeluargaan" yang kita punya..
Dedicated to ; 'semua orang yang sebagian besar
hidupnya berdiri dengan imajinasi dan kreasi'. .
No comments:
Post a Comment